Adsense

Cara Memulai Usaha Dan Cara Mengembangkannya

Cara Memulai Usaha Dan Cara Mengembangkannya

Bisniskunews.com Cara Memulai Usaha Dan Cara Mengembangkannya : Kebanyakan setiap orang bingung bagaimana cara memulai usaha mereka, dan bagaimana cara menjalankannya, agar nanti usaha bisa Berjalan dan berkembang, nah di sini kami akan memberikan sedikit tips Cara memulai usaha dan cara mengembangkannya. baiklah teman-teman, terutama ada beberapa hal yang harus kita ketahui dan kita pahami untuk menjalankan suatu usaha.
nah.! disni kita harus tau apa sih tujuan kita memulai usaha? 


cara memulai membuka usaha baru
Cara Memulai Usaha Dan Cara Mengembangkannya


Inilah beberapa Cara memulai usaha dan cara mengembangkannya

Alasan Memulai Usaha

  1. Agar bisa mendapatkan penghasilan sendiri, tidak tergantung dengan suatu instansi tertentu
  2. Kebutuhan untuk kebebasan dalam menjalani usaha ,
  3. Mengembangkan potensi diri dalam berwirausaha
  4. Keamanan dan pengembangan aset
  5. Lebih mandiri.

Ide Awal Memulai Usaha Baru

Untuk memulai suatu usaha, kita harus tau terlebih dahulu ide usaha apa yang akan kitajalankan, disini ada beberapa tips untuk memilih ide usaha yang bagus :
  • Carilah suatu produk yang belum banyak di jual di pasaran,tetapi banyak di cari oleh konsumen.
  • Ide yang bisa di sangkutkan dengan teknologi,dikarenakan memudahkan untuk mencari konsumen.
  • Ide suatu produk kita harus bisa, memancing daya tarik konsumen.
  • Membuat suatu produk yang unik. 

Cara Mencari Sumber Ide Awal Memulai Usaha Baru

  1. Bisa didapatkan dari pengalaman pribadi atau pengalaman kerja terdahulu.
  2. Minat dan pendidikan
  3. Penemuan tidak sengaja
  4. Bisa berawal dari hoby
  5. Pencarian ide baru dengan penuh pertimbangan 


    cara membuka usaha baru
    Cara Memulai Usaha Dan Cara Mengembangkannya


Cara Memulai Usaha Baru  

  • Merintis Usaha Baru 
  • Membeli perusahaan lain 
  • Kerjasama manajemen/waralaba
  • Pengembangan Bisnis Keluarga 

Faktor Penting Pertimbangan Dalam Merintis Usaha Baru 

  1. memperhatikan bidang dan Jenis Usaha yang akan dijalani: seperti perkebunan.tambang, pabrik,properti, sistim keuangan,ataupun jasa, dll.
  2. Bentuk Usaha dan Kepemilikannya : perusahaan pribadi, kerjasama, saham.
  3. Tempat Usaha : dekat keramayan, mempunyai tenaga kerja, bahan baku yang mememadai.
  4. Organisasi Usaha: membentuk organisasi sederhana, fungsional tenaga kerja, ataupun bentuk yang lainnya.
  5. Lingkungan suatu Usaha, baik mikro ataupun makro
  6. Siap Menghadapi Hambatan Dalam Memasuki Dunia Industri tsb.
  7. Memahami Sikap dan Kebiasan Pelanggan
  8. Mempersiapkan Biaya-biaya yang diperlukan untuk melatih kembali para karyawan
  9. memperhatikan pesaing pasar.
  10. Siap dalam kegagalan.
cara memulai usaha baru
Cara Memulai Usaha Dan Cara Mengembangkannya


Membeli Perusahaan lain yang baik dan aman.

Dalam membeli suatu perusahaanada beberapa yang harus diperhatikan terhadap diri kita. apakah kita mampu atu tidakseperti:

1.Analisis kemampuan kita, ketrampilan yang kita punya, dan minat kita.
2.Buat daftar calon "usaha yg akan dibeli" potensial
3. Periksa dan teliti calon-calon tempat usaha yang akan kita beli
4.Evaluasi keuangan kita, apakah keuangan kita cukup untuk membeli usaha tersebut.
5.Pastikan peralihan kepemilikan usaha tersebut jelas dan sah.

Aspek yang Harus Diperhatikan

  1. Alasan pemilik menjual sebuah usaha/perusahaan
  2. Bagaimana kondisi perusahaan  tsb
  3. Potensi produk dan jasa yg dihasilkanperusahaan
  4. Aspek legal perusahaantsb.
  5. Kondisi keuangan perusahaan dimasa yang lal.
Baca Juga : Pengertian Peluang Usaha Beserta Contohnya

Keuntungan membeli usaha baru

  • Perusahaan yg berhasil diharapkan akan terus berhasilkedepannya
  • Bisnis yang ada mungkin sudah ada pada lokasi yang strategis
  • Sudah memiliki karyawan tetap, peralatan usaha, persediaan produk, memiliki pelanggan dan pemasok produk
  • Pemilik yang baru dapat langsung menjalankan usaha tersebut.
  • Pemilik baru dapat bekerjasama dengan pemiliklama

Kekurangan membeli usaha baru

  1. Ada kecenderungan nilai perusahaan rendah
  2. Pemilik yang lama mungkin saja telah menciptakan citra buruk
  3. Karyawan lama mungkin tidak sesuai dengan perubahan yang dilakukan oleh pemilik yang baru
  4. Lokasi, fasilitas, persediaan produk/ memperbaharui
  5. Perubahan dan inovasi sulit dijalankan
Franchising (Waralaba) Suatu sistem distribusi dimana pemilik suatu bisnis yang mandiri diharuskan untuk memberikan separu keuntungannya dan royalti kepada perusahaan induk untuk menjual produk/jasa dengan ketentuan yang sudah disetujui, oleh kedua belah pihak
Merupakan suatu kerja sama manajemen untuk menjalankan perusahaan cabang/penyalur tersebut. Inti usaha franchising adalah memberi hak monopoli untuk menyelenggarakan usaha dari perusahaan induk kepada usaha baru atau cabang.
Peluang binis, dimana pemilik, produsen (Franchisor) dari barang dan jasa dengan atau merek tertentu memberi hak kepada individu (Franchisee) untuk menjadi agen lokal dari barang dan jasa, dan sebagai imbalannya menerima pembayaran atau royalti yang telah ditentukan

Keuntungan Waralaba.

  • Dukungan dan pelatihan manajemen
  • Daya tarik merek dan mutu produk dan jasa standar
  • Program iklan nasional
  • Bantuan keuangan
  • Kekuatan membeli terpusat dan perlindungan teritorial
  • Peluang berhasil lebih besar

Objek Fanchising

  1. Barang dan jasa yang telah mempunyai pasar dan diterima oleh umum
  2. Nama dagang atau merek dagang
  3. Konsultan manajemen keuangan atau pengawasan
  4. Promosi advertising dan pembelian
  5. Kantor pusat layanan
  6. Dll
LihatTutupKomentar